Home Politik Bersamaan Peringatan HUT ke-81 Jatim, Bupati Blitar Rijanto Lantik 120 Pejabat untuk Penyegaran Orga

Bersamaan Peringatan HUT ke-81 Jatim, Bupati Blitar Rijanto Lantik 120 Pejabat untuk Penyegaran Orga

56
0
SHARE
Bersamaan Peringatan HUT ke-81 Jatim, Bupati Blitar Rijanto Lantik 120 Pejabat untuk Penyegaran Orga

BLITAR — Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Bupati Blitar, Rijanto, melakukan perombakan dan pelantikan sebanyak 120 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026 ini sekaligus menjadi momen penting untuk memperkuat barisan aparatur sipil negara dalam menjalankan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
 
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan digelar di Ruang Rapat Candi Penataran, kompleks Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Dari total 120 pejabat yang dilantik, rinciannya terdiri atas 12 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II, satu pejabat eselon II yang dikukuhkan, 47 pejabat administrator atau eselon III, serta 60 pejabat pengawas atau eselon IV. Komposisi ini mencakup berbagai tingkatan strategis dalam struktur pemerintahan daerah.
 
Bupati Blitar, Rijanto, menjelaskan bahwa mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kebutuhan organisasi agar tetap berjalan dinamis dan responsif. Perubahan penempatan jabatan diharapkan dapat memberikan suasana baru serta semangat yang lebih segar bagi para pejabat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
 
"Kami laksanakan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Blitar pada hari ini, berbarengan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81," ujar Rijanto, Selasa (13/10/2026).
 
Ia menambahkan, penyegaran ini sangat diperlukan agar para pejabat tidak terjebak dalam rutinitas yang berpotensi menimbulkan kejenuhan kerja. Selain aspek pembinaan dan pengembangan SDM, alasan utama dilakukannya mutasi ini adalah untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong akibat banyaknya aparatur sipil negara yang memasuki masa purnabakti. Kekosongan ini harus segera diisi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan program pembangunan dapat terus berjalan berkelanjutan.
 
"Mutasi ini juga untuk penyegaran. Penyegaran bagi pejabat sangat perlu agar tidak jenuh. Selain itu, banyak ASN dan pejabat yang pensiun. Ini harus diisi," tegasnya.
 
Rijanto berharap, para pejabat yang baru saja menempati posisi baru dapat segera beradaptasi dan bekerja secara optimal sesuai bidang tugasnya. Mereka juga diingatkan untuk senantiasa menyelaraskan kinerjanya dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Blitar, termasuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan program strategis pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pengisian jabatan yang kosong, menurut Rijanto, adalah langkah krusial untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik dan kelancaran pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Blitar.
 
Terdapat hal yang berbeda dalam pelantikan kali ini. Untuk pertama kalinya, kegiatan mutasi dan pengambilan sumpah janji jabatan dilaksanakan di kompleks Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Selama ini, kegiatan serupa biasanya digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Perubahan tempat ini dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi sekaligus penegasan identitas dan suasana kerja di lingkungan pemerintahan daerah.
 
Kegiatan berlangsung tepat setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan tertib, khidmat, dan lancar tanpa kendala berarti.*Imam Kusnin Ahmad*