Surabaya-Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, meminta seluruh lapisan masyarakat mendukung penerpan kebijakan parkir digital atau non- tunai, yang saat ini sudah mulai berlaku, pada Rabu (8/4/2026).
“Wis gak usum karcis parkir karo bayar tunai. Semua harus nontunai. Masyarakat harus mendukung,” ujar Armuji.
Armuji yang akrab disapa Cak Ji ini turut memperingatkan para jukir untuk mentaati aturan tersebut. Baik jukir yang berada di Tepi Jalan Umum (TJU) maupun yang berada di halaman tempat usaha.
“Semua jukir harus mengikuti aturan. Para jukir ini hidup di Pemkot Surabaya. Pemkot sudah menetapkan pembayaran nontunai dan harus didukung bersama,” urainya.
Selain itu, Cak Ji juga turut memberi arahan kepada masyarakat untuk berani menolak pemberian karcis tunai dari jujir. Serta berani untuk menjelaskan hal tersebut kepada para jukir nakal yang memaksa tidak mentaatu kebijakan parkir digital tersebut.
“Semua jukir harus mengikuti aturan. Para jukir ini hidup di Pemkot Surabaya. Pemkot sudah menetapkan pembayaran nontunai dan harus didukung bersama,” ucap Cak Ji.
Seperti diketahui, Pemkot Surabaya menerapkan pembayaran parkir non-tunai di seluruh Tepi Jalan Umum (TJU) dan tempat usaha seperti rumah makan atau usaha lainnya. Parkir dengan bayar nontunai itu diberlakukan mulai April 2026.





LEAVE A REPLY